Solusi Menambah Jumlah ASI Yang Efektif

Solusi Menambah Jumlah ASI Yang Efektif

KURANGNYA keilmuan atas manfaat Air Susu Ibu (ASI) dan kesibukan ibu membuat rendahnya cakupan ASI eksklusif secara nasional di Indonesia yang hanya mencapai 54.3% (Survey KemKes 2013).

Solusi Menambah Jumlah ASI Yang Efektif

Di Negara Indonesia, bayi yang kian mendekati umur 6 bulan, tingkat persentase Ibu yang menerapkan pemberian ASI Eksklusif secara absolut ditingkat nasional hanya 15% (Rikesda 2010). Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI, di antaranya dengan menerapkan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan dibantu mengonsumsi produk penunjang yang sehat, alami, aman dan halal, termasuk Herbatia

Obat herbal modern produksi PT Tunggal Idaman Abdi ini terbuat dari ekstrak bahan herbal alami. Selain itu, obat modern ini telah mendapat sertifikasi halal, sehingga aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping.

“Melihat masih jauhnya target global Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) untuk cakupan ASI eksklusif yaitu 50% di 2025, kami meluncurkan SARI ASI untuk dapat mencukupi kebutuhan nutrisi sang buah hati dengan memberikan ASI eksklusif secara alami,” ujar Gibran Abidin, Head of Sales and Marketing, serta perwakilan Direksi PT Tunggal Idaman Abdi.

Herbal ini memiliki kombinasi unik, yaitu kandungan daun Katuk dan biji klabet. Ekstrak daun katuknya merangsang pelepasan hormon Prolaktin yang meningkatkan produksi ASI dan biji Klabet meningkatkan hormon oksitosin untuk memperlancar ASI.

Seperti kita ketahui, ASI memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan imunitas, penelitian Dr. Sean Deoni dari Brown University, Amerika Serikat menunjukan bahwa bayi yang diberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama, otaknya berkembang 30% lebih pesat dibandingkan teman sebayanya. Selain itu, berdasarkan penelitian dari Dr Ruth Lawrence Dari University of Rochester di New York menambahkan untuk sang Ibu, menyusui juga terbukti menurunkan resiko kanker payudara, kanker ovarium, dan diabetes tipe II.

“Kami ingin mendayagunakan sumber daya alam yang ada di Indonesia untuk menyehatkan bangsa dengan menghadirkan obat herbal yang terstandarisasi, bersertifikasi Halal, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh wanita” tutur Gibran.

Indonesia sendiri mempunyai sejarah yang panjang dengan herbal atau lebih dikenal dengan konsep jamu tradisional. Hal ini karena Indonesia mempunyai keanekaragaman biodiversitas flora dan fauna terkaya di dunia setelah Brasil pada peringkat pertama.

Di Indonesia sendiri, sekiranya 35 ribu jenis tumbuhan tingkat tinggi tumbuh subur, 3,500 di antaranya merupakan tanaman obat tradisional. Sejalan dengan hal tersebut, World Health Organization mencanangkan ‘WHO traditional medicine strategi’: 2014-2023 yang ditujukan mendorong pemanfaatan obat tradisional, sehingga meningkatkan kontribusinya dalam sistem pelayanan kesehatan, serta mendorong penggunaan obat tradisional yang aman dan efektif.

Baca juga: qnc jelly gamat efek samping